Rabu, 13 Juni 2018

fakta bahwa al-quran merupakan mujizat

Dalam artikel kali ini akan menjelaskan fakta-fakta bahwa al-quran merupakan mujizat dari Allah Swt kepada Rasulullah Saw. Banyak sekali fitnah yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam untuk meragukan bahwa Al-quran adalah mujizat.

Inilah beberapa fakta menarik bahwa Al-quran merupakan mujizat:

1. Rasulullah Saw merupakan nabi yang ummi (tidak bisa membaca dan menulis)

Allah Ta’ala berfirman,
الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ يَأْمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَالْأَغْلَالَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهِمْ فَالَّذِينَ آمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنْزِلَ مَعَهُ أُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Orang-orang yang mengikut Rasul (yang merupakan) Nabi yang ummi (tidak bisa membaca, menulis, dan menggunakan ilmu hisab) yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan hal-hal yang ma’ruf dan melarang mereka dari hal-hal yang mungkar, menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk, dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya, dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an) adalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Al-A’raf: 157)

Dalam surah Al-A'raf: 157 menjelaskan bahwa Rasulullah Saw tidak bisa baca dan menulis, dalam hal ini Allah Swt ingin membuktikan untuk umat manusia bahwa Al-quran merupakan wahyu. Ayat ini juga menghapus fitnah dari kaum Yahudi, yang menuduh bahwa Rasulullah Saw menjiplak dari kitab Taurat dan Injil.


isebutkan dalam ayat lainnya,
وَمَا كُنْتَ تَتْلُو مِنْ قَبْلِهِ مِنْ كِتَابٍ وَلَا تَخُطُّهُ بِيَمِينِكَ إِذًا لَارْتَابَ الْمُبْطِلُونَ
Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al Quran) sesuatu Kitabpun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu).” (QS. Al Ankabut: 48)

Coba sekali lagi anda merenungkan kita saja untuk yang bisa baca tulis untuk membuat skripsi untuk menyelesaikan cukup kesulitan dan harus membaca berbagai referensi dari buku yang lain, Jadi satu hal mustahil jika Al-quran merupakan hasil karya manusia, sedangkan Rasulullah Saw merupakan nabi yang ummi bagaimana mungkin mampu membuat Al-quran sebanyak 30 juz jika bukan karena wahyu dari Allah Swt.



2. Al-quran mudah untuk dihapalkan

Fakta menarik dari Al-Quran banyak sekali orang muslim yang menghapalnya sebanyak 30 juz bahkan anak-anak saja mampu menghapalnya. Walaupun dalam bahasa Arab akan tetapi banyak negara yang diluar bangsa Arab mampu menghapalnya, jika anda pernah menyaksikan hafizs cilik yang ditayangkan disebuah acara televisi banyak sekali anak Indonesia yang hapal sampai 30 juz Al-quran yang notabene bahasa sehari-harinya menggunakan bahasa Indonesia bukan bahasa Arab.

3. Al-quran memiliki bahasa yang sangat indah

Dikisahkan Thufail R.a sebelum memeluk Islam bahwa para kafir Quraisy melarangnya untuk mendengarkan Al-quran yang dibacakan oleh Rasulullah Saw, sampai beliau menutup kupingnya ketika Rasulullah Saw sedang berkutbah dan membaca Al-quran. Sehingga pada suatu hari Thufail merasa penasaran apa yang di sampaikan oleh Muhammad Saw, maka Thufail memutuskan untuk mendengarkan ayat-ayat suci Al-quran karena Thufail seorang ahli sastra puisi pada masa itu, maka beliau dapat membedakan mana kata-kata yang baik mana yang salah. Ketika beliau mendengarkan ayat-ayat Al-quran maka Thufail Ra menyakini itu meerupakan wahyu bukan buatan manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar